Curug Cilember terletak di ketinggian 800-900 mdpl dengan suhu berkisar 18-23 C dan Luas kawasan sekitar 5, 9 hektar yang didominasi perbukitan dengan tanaman pinus.
Berjarak sekitar 20 km dari kota Bogor. masuk melalui gerbang Desa Cilember, Atau juga dapat masuk melalui Taman Matahari, Jarak dari jalan raya hingga pintu gerbang curug ini sekitar 3 km. Kondisi jalan menuju lokasi yang berliku dan sempit namun tetap dapat dilalui kendaraan bermotor (sepeda motor dan mobil kecil)
Tiket masuk( Hari Libur ) adalah Rp 12000,- Bila membawa kendaraan, tiket tambahan yang harus dibeli adalah Rp 8000,- untuk motor.
Fasilitas di Curug Cilember cukup lengkap, mulai dari MCK, pos jaga, pondok, loket karcis, jalan setapak, tempat parkir, gardu pandang, tempat duduk, ruang informasi dan tempat sampah hingga tempat ganti pakaian. Dilengkapi juga permainan yang keberanian seperti Flying Fox. Juga ada warung makanan dan minuman bila tak membawa bekal juga cindera mata.
Curug
Curug tujuh Lokasinya mudah diakses karena dekat dengan pintu masuk dan paling ramai dikunjungi oleh para pengunjung. Curug ini memiliki 2 curahan atau limpahan air dengan kolam penampungan dibawahnya.
Curug keenam aga sulit untuk dikunjungi karena belum ada jalan setapak menuju kesana, biasanya pengunjung langsung menuju curug kelima.
Curug kelima lebih tinggi dan bertingkat-tingkat, dengan gemuruh curahan dan airnya yang jernih mengalir deras menghantam bebatuan, dengan keasrian pemandangan di sekelilingnya. Curug keempat dan ketiga letaknya tidak berjauhan satu sama lain.
Untuk mencapai ke dua curug ini dibutuhkan perjuangan yang cukup berat karena kondisi jalan yang lebih licin, terjal, berbatu dan juga banyak lintah/ pacet yang ada di dedaunan sepanjang jalur ke sana. Curug kedua menuju curug ini dibutuhkan waktu lebih lama karena perjalannnya cukup jauh dari curug ketiga. Curug kesatu yang terletak paling atas yang merupakan curug tertinggi di Wana Wisata Curug Cilember dibutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 jam berjalan kaki dari curug ke tujuh. Hal ini dikarenakan medan yang dilalui menuju ke curug kesatu ini cukup sulit. Disarankan untuk menggunakan pemandu yang sudah tahu medan perjalanan.
Legenda
Dahulu kala, konon area ini sebagai tempat bersemayamnya putri kerajaan Pasundan yang cantik jelita dan tentunya baik hati. Ia memiliki raut wajah yang awet muda lantaran sering berbasuh di ketujuh air terjun tersebut. Hingga akhir hayatnya, ia tetap berada di sekitar area Wana Wisata Curug Cilember untuk menjaga area curug terebut. Hingga kini penduduk sekitar tidak mengetahui pasti keberadaannya.
Wisata lain, Taman Kupu-kupu. Taman dimana dapat melihat beragam jenis Kupu-kupu dengan beraneka keunikan yang mereka miliki, bahkan dapat belajar tentang penangkaran Kupu-kupu. Selain itu disini juga terdapat Taman Konservasi Kupu-Kupu, sebuah bangunan berbentuk kubah jaring raksasa tempat kupu-kupu dikembangbiakan. Ada petugas yang akan menjelaskan proses metamorfosis kupu-kupu, memperlihatkan telur, ulat maupun kepompong yang ada di taman konservasi ini.
Semoga
bermanfaat.